Akhir Yang Manis Tottenham Bersama White Hart Lane

Tottenham Hotspur menjalani laga perpisahan dengan White Hart Lane dengan manis. Setelah ini, mereka akan menjadikan jeda musim sebagai kesempatan untuk membiasakan diri dengan Wembley yang akan menjadi markas mereka untuk sementara waktu.

Tottenham tidak akan lagi memakai White Hart Lane musim depan sebagai kandangnya setelah stadion berkapasitas 36 ribu tempat duduk itu dirubuhkan. Di tanah bekas reruntuhan akan dibangun sebuah stadion baru The Lilywhites berkapasitas sekitar 60 ribu penonton.

Laga perpisahan dengan White Hart Lane yang sudah didiami sejak 1899 itu berakhir dengan manis karena Tottenham Hotspurs mengalahkan Manchester United dengan skor 2-1, Minggu (14 Mei 2017) malam WIB kemarin.

Sebagai kandang sementara, Tottenham akan menggunakan Wembley sepanjang musim 2017/2018 baik saat mereka berlaga di kompetisi domestik dan Eropa. Sebenarnya bermain di Wembley merupakan keuntungan untuk Harry Kane dan kawan-kawan mengingat stadion itu bisa menampung hingga 90 ribu penonton.

Tapi jam terbang bisa menjadi Tottenham agar cepat-cepat beradaptasi dengan Wembley. Tottenham Hotspur sendiri sudah menggunakan Wembley pada partai kandang di kompetisi Eropa karena renovasi White Hart Lane musim ini.

Di ajang Liga Champions, The Lilywhites hanya meraih satu kali kemenangan dari CSKA Moskow di laga terakhir fase group dan dua lainnya berujung kekalahan dari AS Monaco serta Bayer Leverkusen yang membuat mereka gagal lolos dari fase grup dan harus turun kasta ke Liga Europa.

Dalam babak 32 besar Liga Europa pun sama saja, Tottenham Hotspur hanya meraih hasil imbang 2 – 2 melawan Gent di Wembley dan langsung angkat koper setelah kalah 0 – 1 di putaran pertama.

“Memang benar kami akan bermain di stadion baru dan kami menang dalam pertandingan terakhir. Kami harus mengganggap Wembley itu rumah kami dan kami harus menemukan keseimbangan antara White Hart Lane dan di sana. Musim depan kami harus menganggap itu adalah kandang kami,” ujar manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

“Kami akan bangga dengan pencapaian kami dan kami akan kembali bertarung untuk memenangkan juara Premier League,” sambungnya.