Alves Dipuji Pelatih Juventus, Juara Coppa Italia

Davi Alves, Massimiliano Allegri, Juventus, Liga Italia,

Davi Alves Juventus

Penampilan Dani Alves membuat pelatih Juventus, Massimiliano Allegri kagum terhadapnya. Penampilan yang membuat timnya berhasil memenangkan pertandingan dan berhasil meraih trofi Coppa Itala 2016/2017 di Roma.

Atas keberhasilnya pada Coppa Italia 2016/2017, timnya berhasil mengukir sejarah baru yaitu berhasil menjuarai Coppa Italia tiga kali berturut-turut. Catatan tersebut diperoleh saat Juventus dipastikan memenangkan pertandingan di partai puncak final Coppa Italia musim ini saat berhadapan melawan Lazio, dengan skor akhir 2-0.

Leonardo Bonnuci mencetak gol kedua sebelum babak pertama, sebelumnya Dani Alves berhasil membuka peluang bagi Juventus dengan merobek gawang Lazio terlebih dahulu. Alves membuka skor sekaligus mencetak gol keenam musim ini.

Tak hanya memuji Dani Alves, pelatih Juventus juga memuji seluruh pemain Juventus karena mereka juga berperan penting dalam pencapaian prestasi yang bisa diraih sampai saat ini. Mereka mengambil langkah pertama mereka untuk memenangkan treble serie A, Liga Champions dan Coppa Italia.

“Berhadapan dengan Lazio tidak mudah, karena mereka juga memainkan permainan yang tak kalah hebatnya. Kami sebelumnya memang kalah saat berhadapan dengan Roma dengan skor akhir 1-3, tetapi kamu bisa bangkit dari keterpurukan tersebut dan mencoba membuka harapan baru yang lebih baik lagi dari pada sebelumnya.

Kami memiliki beberapa momen yang menguntungkan saat berhadapan dengan Lazio, kesempatan tersebutlah yang kami manfaatkan sebaik mungkin untuk memenangkan pertandingan.”

“Selamat kepada tim, selamat kepada para pemain yang sudah berjuang dengan keras sampai kita bisa meraih trofi kebanggaan tim kita ini. Saya juga mengucapkan selamat kepada Lazio, walau tidak berhasil meraih trofi namun Ia berada di posisi kedua Coppa Italia,” Ungkap Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri.

Di sisi lain, sebenarnya pihak dari Lazio terutama pelatih Lazio, Simone Inzahgi mengaku merasa dirugikan saat bola menyentuh tangan Andrea Barzagli. Itu seharusnya merupakan sebuah pelanggaran “handsball” dan patut mendapat hukuman. Tetapi saat kejadian di atas lapangan, justru hal tersebut bukan merupakan pelanggaran.

“Pada babak pertama, terjadi handsball. Seharusnya itu dapat hukuman, tetapi kejadian itu malah dibiarkan saja. Itu sebenarnya bisa mengubah permainan,” Ungkap Pelatih Lazio Simone Inzaghi.