Andrej Kramaric Tak Permasalahkan Posisi Sayap Kanan Yang Diberikan Pelatih Timnasnya

Andrej Kramaric, timnas Kroasia, Hoffenheim

Andrej Kramaric saat bermain di timnas Kroasia

Pemain Internasional asal Kroasia yang kini membela Hoffenheim yaitu Andrej Kramaric, akan menjalankan tugas tambahan oleh timnasnya dalam waktu dekat. Pasalnya Kroasia saat ini perlu memenangkan pertandingan tandang saat menghadapi Yunani dalam pada tanggal 10 besok dan pertandingan kandang tiga hari kemudian, dengan posisi sebagai sayap kanan yang jarang ia dapatkan.

Ia juga sempat mengungkapkan bahwa ia telah mengetahui beberapa pemain andalan timnas Yunani, yang bermain di Bundesliga, diantaranya bek dari Borussia Dortmund Sokratis Papastathopoulos dan juga mantan pemain Bayer Leverkuesen yang saat ini membela Hamburger SV, Kyriakos Papadopoulos dari Bundesliga.

“Ya, saya sudah mengikuti perkembangan mereka musim ini.” ungkapnya, “Mereka melambangkan semua kualitas timnas Yunani. Mereka berdua pejuang. Saya harap kami mencetak gol sedini mungkin di leg pertama di Kroasia – itu akan membuat segalanya menjadi lebih mudah bagi kami.”.

Namun Ia baru-baru ini dipasangkan sebagai posisi sayap kanan oleh Michael Skibbe untuk tim nasional-nya. Ia pun ternyata tak mempermasalahkan hal tersebut.

“Saya sering bermain di posisi yang berbeda di Hoffenheim, jadi saya terbiasa memainkan peran menyerang yang berbeda. Saya senang bermain di mana pun pelatih menginginkan saya. Tidak pernah ada masalah bagi saya.”.

Saat menghadapi pertandingan sebelumnya menghadapi Ukraina, Ia ditempatkan Skibbe posisinya disayap kanan dibelakang rekannya Mario Mandzukic, dan berhasil memborong semua gol saat mereka mengakhiri pertandingan dengan skor 2-0. Selain itu Ia pun dimainkan menjadi starter.

Ia menjelaskan. “Saya belum memulai banyak pertandingan sebelum kemenangan kami melawan Ukraina, tapi dia tidak mengatakan apapun secara khusus – hanya instruksi biasa. Saya bermain di sayap kanan dan itu adalah tugas saya untuk meredam full back lawan dan terkadang juga bertukar dengan striker Mario Mandzukic selama ini.” .

Pemain berusia 27 tahun tersebut juga yakin bahwa timnasnya bisa lolos ke Piala Dunia FIFA 2018 mendatang, “Saya sangat yakin, bukan hanya tentang tim nasional tapi juga bagi Hoffenheim. Keduanya memiliki tim kuat dengan pemain kuat. Hoffenheim adalah tim Bundesliga yang bagus, sementara Kroasia adalah salah satu tim terbaik di Eropa. Semuanya tergantung pada kita pemain dan seberapa baik kita mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun mental. Kita harus pintar. Itulah sepak bola profesional. Ini pekerjaan. Ini bukan hanya tentang bermain sepak bola.”.