Arsenal Dipermalukan Palace, Walcott Minta Maaf

Pemain sayap Arsenal, Theo Walcott memohon maaf kepada para fans atas kekalahan telak yang dialami oleh timnya dari Crystal Palace. Dia mengakui jika permainan Arsenal di laga ini sangat jauh dari apa yang diharapkan.

Tim raksasa London Utara ini dipermalukan saat berkunjung ke kandang Crystal Palace, di stadion Selhurst Park, Selasa (11 April 2017) dinihari WIB. The Gunners dihantam tiga gol tanpa balas oleh tuan rumah. Masing-masing pencetak gol kemenangan The Eagles adalah Andros Townsend, Yohan Cabaye, dan Luka Milivojevic.

Arsenal sebenarnya tampil mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 72%. Tapi mereka kesulitan membongkar lini belakang Palace yang tampil disiplin. ‘Meriam London’ pun buntu dan kesulitan membuat peluang bersih. Arsenal bahkan tercatat gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran di babak kedua.

Ini jadi kekalahan ketiga yang ditelan oleh tim asuhan Arsene Wenger dalam lima laga terakhir, dan juga menjadi empat kekalahan tandang secara berturut-turut di ajang Premier League. Catatan itu semakin buruk karena Arsenal selalu kebobolan tiga gol dalam empat kekalahan tersebut.

Walcott pun hanya bisa meminta maaf kepada para fans atas kekalahan timnya. Menurutnya, apa yang ditunjukkan di markas Palace memang sangat buruk. Walcott juga mengaku jika para pemain Arsenal tidak menunjukkan level permainan mereka seperti biasanya.

“Kami pikir kami sudah bangkit dari hasil-hasil buruk dengan menahan imbang Manchester City lalu kemudian menang atas West Ham United. Setelah kekalahan ini, sepertinya tidak begitu,” ujar Walcott kepada Sky Sports.

“Ini bukanlah kami seperti biasanya. Kami semua sangat kecewa saat berada di ruang ganti, seperti suporter, kami mengecewakan mereka. Kami tidak bermain untuk kalah, kami bekerja sekeras mungkin untuk melakukan yang terbaik. Malam ini, itu tidak terjadi.”

Dengan kekalahan di kandang Crystal Palace ini, Arsenal masih terpaku di peringkat enam klasemen sementara Premier League. The Gunners memiliki 54 poin dari 30 pertandingan. Usaha mereka untuk finis di zona Liga Champions pun semakin berat.