Bolt Syukuri Pemecatan Mourinho

Mantan pelari nomor satu dunia Usain Bolt mengaku dirinya merasa lega ketika Manchester United memecat Jose Mourinho, awal bulan Desember silam.

Jose Mourinho direkrut oleh The Red Devils pada tahun 2016 silam. Manajer berkebangsaan Portugal ini ditunjuk untuk menjadi pengganti Louis Van Gaal yang dipecat oleh manajemen klub.

Musim pertama Mourinho di Manchester United berjalan dengan sukses. The Red Devils dia antarkan meraih tiga trofi juara sekaligus yakni Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

Namun di musim keduanya melatih di Old Trafford, Mourinho gagal mempersembahkan trofi juara. Namun The Red Devils dia antarkan finis di peringkat kedua Premier League, di bawah Manchester City.

Di musim ketiga, prestasi The Red Devils semakin jeblok. Atas serangkaian hasil buruk yang dialami klub, Mourinho kehilangan jabatannya pada bulan Desember dan digantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Selama di MU, sorotang terhadap Mourinho utamanya pada pilihan gaya bermainnya yang dianggap negatif. Hal itu dianggap menyalahi tradisi The Red Devils di masa kepemimpinan Sir Alex Ferguson. Di bawah asuhan manajer asal Skotlandia itu, United selalu tampil menyerang.

Kepergian Mourinho tersebut rupanya membuat Bolt, yang merupakan fans berat United merasa bahagia. Bolt mengaku lega eks bos Chelsea itu hengkang karena merasa taktiknya memang tidak cocok sama sekali dengan klub tersebut.

Senang Dengan Solskjaer
Kini Manchester United kembali bermain menyerang. Hal tersebut tak lepas dari hadirnya sang manajer anyar, Ole Gunnar Solskjaer. Bolt pun mengaku cukup senang menyaksikan penampilan Paul Pogba dan kawan-kawan.