Cetak Gol Keempat Saat Hadapi Dijon, Neymar Dicemooh Penggemarnya

Neymar, PSG, Dijon

Neymar PSG

Pemain bek bertahan dari Paris Saint-Germain yaitu Thomas Meunier, telah mengungkapkan pendapatnya tentang penggemar yang mencemooh Neymar saat timnya unggul hadapi Dijon sebagai sikap yang ‘tak anggun’.

Memang dalam laga tersebut raksasa liga Prancis tersebut mampu mempermalukan lawannya Dijon yang datang menuju Parc des Princes pada hari Kamis kemarin pukul 03.00 WIB. Pasalnya, mereka telah berhasil menjebol gawang sang tamu sebanyak delapan kali tanpa balas, setelah mendominasi permainan baik penguasaan bola maupun menciptakan peluang.

Dari delapan gol, empat diantaranya dihasilkan oleh pemain yang baru didatangkan pada musim panas lalu yaitu Neymar, termasuk aksi solinya yang solo yang spektakuler dan menyelesaikannya dengan baik.

Namun, pemain internasional Brasil itu dicemooh oleh beberapa pendukungnya setelah ia menolak mengizinkan Edinson Cavani untuk mengambil penalti dan mencetak gol kedelapan pertandingan tersebut, meski striker Uruguay hanya membutuhkan satu gol untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di klub tersebut yaitu 157 gol mengalahkan Zlatan Ibrahimovic.

Meskipun demikian, Meunier percaya bahwa hal tersebut tidak adil untuk bereaksi sedemikian rupa, terutama mengingat keseluruhan kinerja Neymar yang membantu timnya menang.

“Saya mengerti kekecewaan (dari para penggemar) namun saya menganggap ini sangat memalukan dari sisi penggemar,” katanya saat ditanya tentang kejadian tersebut.

“Jika Anda ingin mengecewakannya, mengapa Anda bertepuk tangan dan menghiburnya saat melewati empat permain bertahan untuk mencetak gol?”

Memang hal ini bukanlah tugas pengeksekusi penalti pertama yang menyebabkan perselisihan antara Neymar dan Cavani. Pada bulan September lalu, mantan striker Napoli tersebut juga menolak membiarkan Neymar melakukan tendangan penalti melawan Lyon, namun saat itu Cavani gagal mencetak angka.

Bagaimanapun juga, Meunier tidak mengharapkan insiden terbaru memiliki dampak jangka panjang dan yakin Cavani akan segera memecahkan rekor mencetak mantan rekannya yang saat ini membela Manchester United.

“Bagi saya, ini detail kecil,” katanya. “Bila Anda melihat skornya, apakah Neymar membiarkan Edi (mengeksekusi penalti atau tidak) bukan masalah besar. “.

“Kita semua tahu bahwa Edi akan mengalahkan rekor dan jumlahnya sangat banyak. Pemain yang ingin mengambil penalti adalah Neymar jadi saya tidak berpikir Edi akan memiliki sesuatu melawan Neymar. Begitulah yang tertulis di koran. ”

Ia menambahkan, “Jadi, sebagai profesional, kita harus mempertimbangkan gol sebagai satu kesatuan dari tim, lebih daripada Neymar atau Cavani sendiri.”.

Selain Neymar yang mengadakan pesta gol saat itu adalah, Angel di Maria dengan dua gol serta Edinson Cavani dan Kylian Mbappe yang masing-masing menyumbangkan sebuah gol.