Deschamps Akan Hubungi Langsung Patrice Evra Tentang Aksinya Menendang Pendukungnya

Patrice Evra, Didier Deschamps, Marseille, Ligue 1, As Monaco

Patrice Evra Didier Deschamps

Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps berencana akan menghubungi Patrice Evra, yang belum lama ini diberhentikan oleh Marseille pada hari Jumat lalu waktu setempat. Ia pun mengungkapkan dirinya akan menghubungi Evra meminta kejelasan tentang situasi “rumit” yang menjerat dirinya, yang membuatnya lepas kendali melakukan penyerangan terhadap penggemarnya saat akan menjalani pertandingan Liga Eropa, bulan ini.

Evra merupakan pemain bek kiri berpengalaman dimana Ia pernah mengisi beberapa klub papan atas Eropa seperti Nice, AS Monaco, Manchester United, Juventus dan terakhir Ia membela Marseille sejak awal tahun ini.

Pemain berusia 36 tahun itu bergabung dengan Marseille sebagai free agen dan menandatangani kontraknya dengan tim di Ligue 1 dengan masa kontrak selama 18 bulan. Namun ternyata umurnya tak panjang di klub barunya, karena Ia diberhentikan oleh klub setelah Ia diskors dari kompetisi oleh UEFA sampai akhir musim ini dimana ia terlihat telah menendang seorang pendukungnya, saat akan memulai pertandingan menghadapi  sebelum Vitoria Guimaraes di Estadio D. Afonso Henriques dalam kompetisi Liga Eropa putaran keempat.

Akibat dari kejadian itu, dia langsung dikartu merah, dan tak bisa dilibatkan dalam pertandingan tersebut, yang memaksa Marseille bertarung menggunakan 10 orang pemain dari awal pertandingan yang menyulitkan mereka. Dan akhirnya walaupun mereka berusaha mendominasi pertandingan namun tak cukup efektif dan membuat mereka menelan kekalahan.

Pendukung Marseille pun mengungkapkan perasaan tidak suka dengan Evra dengan mengangkat spanduk yang bertuliskan kata-kata “Evra keluar” saat klub itu bermain di kandang sendiri pada akhir pekan lalu, saat mereka menjalani pertandingan di Ligue 1 mengadapi Caen. Beruntung mereka bisa meredam amarah para pendukung dengan mengakhiri pertandingan menjebol lima kali gawang lawannya tanpa kebobolan.

Evra sendiri telah memulai setiap pertandingan saat dilibatkan di timnas Prancis dan membantunya menjadi runner-up di kompetisi UEFA Euro 2016 . Namun Ia tak sering dimainkan di klub barunya walaupun sempat menyumbangkan sebuah gol kemenangan saat menghadapi mantan timnya pada bulan Mei  2017 lalu.

Deschamps, yang sempat melatih Evra di Monaco antara 2002 dan 2005, mengatakan bahwa dirinya akan mengirim bek tersebut sebuah pesan pribadi, dan tidak mengeluarkan sebuah pernyataan publik.

“Keputusan yang telah dibuat, saya tidak ada di sini untuk menilai hal itu,” kata Deschamps setelah Prancis mengalahkan Wales dalam pertandingan persahabatan beberapa hari yang lalu dengan skor 2-0.

“Saya [juga] tidak akan melewati Anda [media] untuk memberinya pesan. Untuk memberinya pesan, saya akan melakukannya secara langsung, seperti yang selalu saya lakukan. “.

Ia menambahkan, “Situasinya sangat rumit dan saya tidak ingin ada orang yang berada dalam situasi ini. Tapi kejadian  ini telah terjadi, mereka ada di sana, ini sangat berat.”.

Dengan Marseille mengakhiri kontrak Evra, Ia akan menjadi agen bebas lagi sampai dia diizinkan untuk bermain lagi oleh UEFA.