Everton Akhiri Kebuntuan Kepindahan Gylfi Sigurdsson Dengan Tebusan 50 Juta Pounds

Gylfi Sigurdsson Swansea City to Everton, Gylfi Sigurdsson Swansea City, to Everton, Gylfi Sigurdsson, Swansea City to Everton, Gylfi Sigurdsson to Everton, Swansea City, Premier League, Liga Inggris
Gylfi Sigurdsson Swansea City to Everton, Gylfi Sigurdsson Swansea City, to Everton, Gylfi Sigurdsson, Swansea City to Everton, Gylfi Sigurdsson to Everton, Swansea City, Premier League, Liga Inggris

Gylfi Sigurdsson Swansea City to Everton

Everton dan Swansea City hampir mengakhiri kebuntuan atas kepindahannya Gylfi Sigurdsson dimusim panas ini. Kedua kubu Premier League diketahui telah menyetujui kesepakatan di mana gelandang aal Islandia tersebut akan pindah ke Merseyside, dan hal tersebut telah diamini oleh kedua manajer klub tersebut pada hari Kamis ini.

Seperti yang diungkapkan media Marca, kedua manajer tersebut berbicara kurang dari satu jam terpisah, dimana pelatih Swansea yaitu Paul Clement dan pelatih Everton yaitu Ronald Koeman mengatakan mereka berharap masa depan Sigurdsson akan segera diperjelas.

“Saya ingin hal itu diselesaikan secepat mungkin,” kata Clement.

“Hampir sedikit lagi,” kata Koeman. “Namun lebih ceoat juga lebih baik.”

Beberapa kabar dari media Inggris  lainnya juga telah mengungkapkan bahwa Everton telah melayangkan dua penawaran untuk Sigurdsson sebesar 40 juta poundsterling dan 45 juta poundsterling namun semuanya ditolak, karena klub tersebut tetap bertahan di angka 50 juta poundsterling.

Clements sendiri juga memastikan bahwa pemain yang tidak melakukan tur keliling Amerika karena spekulasi tentang masa depannya, tidak akan terlibat dalam pertandingan pembuka Premier League Swansea menghadapi Southampton, Sabtu mendatang.

“Arah menuju ke sana (menurunkan sang pemain) perlu ada kompromi di kedua kubu, biasanya setelah kesepakatan dilakukan, ini adalah kemenangan bagi kedua belah pihak,” kata Clement.

Pemain berusia 27 tahun itu telah memainkan peran penting saat berada di Swansea dan membantu timnya menghindari zona degradasi pada musim lalu. Ia berhasil mencetak 10 gol di semua kompetisi dan membuat 13 assist, dan membuatnya sebagai pemain terbaik ketiga di Liga Primer.

Koeman juga mengatakan alasannya memilih sang pemain. Gelandang andalannya Ross Barkley, telah menolak kontrak baru yang disodorkan kepadanya dan telah dikaitkan dengan kepindahan kembali ke mantan klubny, Tottenham Hotspur,.

Koeman pun memperjelasnya, “Tidak ada tawaran apapun di atas meja untuk Ross, dan itu berarti dia akan tinggal di Everton dimusim depan,”.

“Sang Pemain memiliki kontrak satu tahun dan jika tidak ada tawaran – dan mungkin klub tersebut tidak akan menerima tawaran tersebut karena dia pemain Inggris yang bagus dan muda. Jika seseorang ingin membeli Ross, itu masalah besar.”

Dan itulah sebabnya mengaoa Koeman mencari antisipasi seandaninya sang peamin pergi di musim panas ini atau dimusim panas mendatang walaupun mereka memiliki resiko akan kehilangannya secara gratis.