FC Koln Turunkan Pemain Termuda Sepanjang Sejarah Klub Hadapi Hertha Berlin

Yann Aurel Bisseck, FC Koln vs Herta Berlin, FC Koln, Bundesliga

Yann Aurel Bisseck FC Koln vs Herta Berlin

Saat ini FC Koln mengalami kampanye mengecewakan di Bundesliga, dimana saat ini mereka berada diperingkat pertama dari dasr klasemen Bundesliga dari 13 laga yang diikutinya musim ini. Berbagai cara mereka lakukan, dan salah satu caranya adalah memberikan kesesmpatan sebesar-besarya untuk para pemain disegala usia.

Memang saat ini Koln baru mengoleksi dua poin semenjak musim ini di mulai, dimana keduanya dihasilkan dari permainan imbang menghadapi Hannover dan Werder Bremen. Mereka pun tertinggal jauh untuk dapat lepas dari zona degradasi. Walaupun perjalanan masih panjang hingga akhir musim, namun setidaknya harus mengejar 11 poin dimana hal tersebut merupakan batas aman dari zona tersebut, setidaknya hingga saat ini, yang telah dikumpulkan oleh Hamburger SV.

Meskipun mereka sempat mengalahkan Arsenal di Liga Europa empat hari lalu, klub asal Jerman tersebut belum mencatat kemenangan Bundesliga dari 12 pertandingan jika ditarik dari musim kampanye 2016-17.

Entah apa yang terjadi dengan tim mereka, mungkinkah karena mereka telah melepaskan pemain lini depan mereka yaitu Anthony Modeste ke Tianjin Quanjian yang membuat mereka mengantongi dana segar sebesar 34,7 juta euro? Ataukah karena pemain yang mereka rekrut tak memberikan dampak yang nyata, seperti Jhon Cordoba di lini depan dari Mainz 05, dan sederet pemain bertahan seperti Jorge Mere dari Sporting Gijon, Jannes Horn dari Wolfsburg dan Joao Queiros dimana keempatnya menelan biaya sebesar 34 juta eruo.

Namun berbagai cara mereka lalukan, seperti mengganti formasi dan strategi telah mereka lakukan, dan yang terkini , mereka mencoba memberikan kesempatan kepada pemain muda berbakat mereka untuk bermain di kompetisi papan atas Jerman.

Ia adalah Yann Aurel Bisseck, pemain bertahan dari akademi mereka yang berasal dari Jerman. Pemain tersebut menjalani debut pertamanya di kompetisi tertinggi Jerman pada saat Koln menghadapai Herta Berlin pada tanggal 27 November kemarin pukul 00.00 WIB. Bahkan saat itu Ia menjadi starter tim bersama Matthias Lehmann dan Mere.

Hal ini merupakan debutan termuda dalam sejara Koln dan pemain termuda Jerman yang bermain di Bundesliga,, walaupun ia menjadi debutan kedua termuda dalam sejarah Bundesliga, setelah Nuri Sahin yang bermain untuk Borussia Dormund.

Namun apakah kepercayaan Peter Stoger untuk mempertaruhkan dirinya dapat membantu timnya meraih kemenangan, itu adalah masalah lain. Yang jelas para pejuang Koln setidaknya akan berharap mereka bisa memiliki angin segar menuju masa depan yang lebih cerah.