Hecking Menyukai Performa Thorgan Hazard Pada Musim Ini

Dieter Hecking, Thorgan Hazard, Borussia Monchengladbach

Dieter Hecking dan Thorgan Hazard

Jika Thorgan Hazard pernah merasa terjebak dalam bayang-bayang kakaknya yang bermain di Liga Inggris membela Chelsea yaitu Eden Hazard , Ia dapat meyakini diri sendiri bahwa dia bisa terbebas hal tersebut di Borussia Monchengladbach. Pasalnya pemain berusia 24 tahun itu merupakan pemain paling produktif untuk tim yang diasuh oleh Dieter Hecking musim ini saat mereka mampu memposisikan dirinya menuju zona Eropa di empat besar klasemen.

Memang karir pemain sayap asal Belgia tersebut telah menjalani lintasan yang berbeda dengan kakaknya sejak mereka pindah dari Prancis ke Chelsea pada tahun 2012. Sementara Eden segera memperkuat dirinya sebagai bintang Premier League, Ia melihat waktunya di London berakhir tanpa penampilan di tim utama selama tiga tahun Ia membela klub tersebut.

Malah dua musim perdananya, ia dipinjamkan menuju Zulte Waregem di Belgia dan kemudian dipinjamkan oleh Gladbach pada musim panas 2014. Namun setengah musim kemudian, ia dipermanenkan oleh klub tersebut hingga yang hinggakini perkembangannya terus berlanjut di Bundesliga musim ini.

Meski gagal mendapatkan gol atau memberikan assist dalam tiga pertandingan pertamanya musim ini, ia pantas mendapat lebih banyak atas usahanya saat ia berpartisipasi didalam kotak penalti dan membantu membangun serangan. Ketekunannya telah dihargai dalam beberapa pekan terakhir, dimana Ia terlibat dalam sebuah gol di setiap lima pertandingan terakhirnya.

Cukup berbahaya saat ia pindah ke pusat permainan untuk mengirim rekan satu timnya melalui umpan rapi dari sekitar kotak penalti, hanya empat pemain yang telah menciptakan lebih banyak peluang di Bundesliga, meskipun ia hanya memiliki tiga assist di liga dan DFB-Pokal.

Sebagai pemain sayap, ia sering tampil melebar ia juga merupakan ancaman langsung untuk lawannya. Pierre-Emerick Aubameyang dan Robert Lewandowski adalah satu-satunya pemain Bundesliga yang memiliki lebih banyak tembakan, dan dia juga tidak ceroboh dengan upayanya – hanya delapan dari 35 kali yang dihasilkan dari luar kotak penalti. Sementara dua dari lima golnya terjadi dari adu penalti, dia tidak beruntung saat berada di dalam kotak.

“Dia suka bermain dengan gayanya, dia sangat kuat dan pemain tekun yang selalu bisa menciptakan situasi, jadi saya senang dengan Toto musim ini,” kata pelatih Hecking kepada Rheinische Post.

Itu membuat Hazard cocok untuk banyak posisi menyerang. Dia adalah pemain sayap Gladbach terbaik terlepas dari sisi mana dia bermain. Dia memulai musim di sebelah kiri tapi pindah ke kanan dalam beberapa pekan terakhir, Dia juga telah mengisi posisi sebagai gelandang serang dan striker. Hal ini memungkinkan Hecking untuk menyesuaikan gaya mereka selama pertandingan, seperti yang dia lakukan di Hertha Berlin pekan lalu.

Saat itu ia ia berada di sisi kanan di babak pertama, namun dibebaskan untuk pindah ke sisi dalam, pada babak kedua, sebelum menempel sayap kiri selama 15 menit terakhir saat mereka melanjutkan untuk menyegel kemenagan dengan skor 4- 2 .