Inter Milan Akan Sanksi Perisic Karena Lakukan Voli Pantai

Liburan musim panas ini, winger Kroasia Ivan Perisic sedang mengisi liburanya dengan bermain voli. Bahkan Ia tampil di turnamen voli pantai professional. Akan tetapi, justru saat pemain tersebut mengisi waktu luang liburanya dengan bermain Voli, membuat klubnya, Inter Milan sangat marah dan tidak menyukai tindakan dari Perisic.

Pada pertadingan pertama bersama rekanya Niksa Dell’Orco, dia turun dalam kompetisi di kampong halamanya dan kalah straight set melawan wakil Brasil. Lalu Perisic serta rekanya kembali kalah saat berhadapan dengan Amerika Serikat pada pertandingan berikutnya, Jumat 30 Juni 2017 kemarin.

Ivan Perisic sendiri menilai, Ia mengisi waktu luang dan liburanya dengan hal yang positif. Namun, sayang pendapat itu justru sangat bertolak belakang dengan apa yang dipikirkan oleh Inter Milan. Ternyata, yang dilakukan Perisic selama bermain Voli tidak membuat Inter senang.

Bahkan kini dikabarkan, I Nerazzurii sudah menyiapkan sanksi tegas untuk pemain yang belakangan terus dikejar oleh skuat Manchester United itu karena telah bermain Voli pada saat liburan. Menurut Football Italia, Andaikan Perisic berhasil lolos dari kualifikasi ajang Voli pantai itu. Maka Ia harus menyelesaikan pertandingan Volinya.

Dengan demikian, bisa jadi Perisic melewatkan awal pra-musim bersama Inter Milan yang jelas merugikan Inter, itu merupakan suatu kesalahan yang dilakukan oleh Perisic. Kemudian, pihak Inter Milan merasa tindakan pemainya itu tidak bertanggung jawab.

Alasan mengapa Inter membuat pernyataan tersebut dikarenakan saat melakukan olah raga lain pada momen liburan, apalagi di level professional. Dia harus menanggung berbagai resiko yang harus Ia hadapi. Seperti mengalami cedera, dan bila itu terjadi. Hal tersebut akan berimbas buruk bagi klub Inter.

Oleh sebab itu, mengapa Inter Milan tidak menyukai tindakan yang dilakukan Perisic saat liburan walau melakukan hal yang positif. Karena atas dasar khawatir dengan para pemainya dan tidak ingin berimbas buruk kepada skuatnya jika terjadi masalah saat bermain olah raga lain dengan level professional yang tidak menutup kemungkinan terjadinya cedera pada pemain tersebut.