Kisah Dibalik Kesuksesan Kiper Juventus Keturunan Indonesia

Emil Audero merupakan Kiper Juventus keturunan Indonesia. Audero diberi kesempatan oleh pelatih Juventus, Massimiliano Allegri untuk bertanding di Liga Italia di pekan pamungkas musim 2016/2017. Atas prestasinya ini,reaksi dari netizens Indonesia menyambutnya dengan sangat senang.

Emil Audero telah membuktikan dirinya agar layak menjadi kandidat kiper utama skuat Juventus tahun depan. Walau banyak komentar baik positif maupun negative, Audero tetap semangat untuk tetap bermain secara optimal. Butuh perjuangan keras bagi Audero untuk bersama dengan Juventus.

Ia menagkui selama musim 2016-2017, dia diberikan banyak pelajaran berharga terutama dari sisi mental. Tidak mudah bagi Audero untuk bisa menjadi skuat utama Juventus. Penampilan perdananya saat menghadapi Bologna juga merupakan pembelajaran berharga bagi dirinya.

Gawang yang dijaganya saat itu kebobolan oleh penyerang Bologna, lalu Ia melakukan evaluasi diri terutama dari sisi pembacaan arah bola lawan. Selain itu Audero juga harus bisa tenang dibawah tekanan mistar gawang saat lawan sudah mulai melakukan penyerangan kea rah gawangnya.

Emil Audero mengaku, semua itu hanya bisa dilakukan dengan merumput sesering mungkin dalam pertandingan kompetitif. Audero juga harus sering banyak berlatih guna meningkatkan kemapuannya sebagai kiper untuk mempertahankan gawang timnya. Peran bagi kiper sangatlah penting dalam semua pertandingan karena nasib timnya sangat bergantung pada kiper.

Gianluigi Buffon juga merupakan sosok teladan bagi Emil Audero, Ia selalu diajarkan oleh kiper lengendaris tersebut agar mampu membaca arah bola dan membawa tendangan lawan. Sebagian besar kemampuan teknik yang dipelajarinya berasal dari pergerakan kiper senior Juventus tersebut.

Saat era 2000-an, Gianluigi Buffon merupakan legenda hidup Juventus. Saat bersama Juventus, Ia sudah berlaga sebanyak 621 pertandingan dengan pencapaian 486 kebobolan dan 293 clean sheets. Tak mudah bagi Buffon agar bisa menjadi seperti sekarang, sama halnya dengan Audero butuh perjuangan keras agar bisa menjadi pemain professional.

Sepanjang musim 2016-207, kiper keturunan Indonesia tersebut lebih banyak bermain di tim Primavera Juventus. Kiper muda berusia 20 tahun itu bakal melakoni status tim utama mulai musim depan. Gianluigi Buffon memberikan nasihat kepada Audero agar terus fokus sepanjang waktu, meski tim sudah unggul dan memasuki menit-menit akhir pertandingan.