Leicester Telan Kekalahan Karena Ceroboh

Leicester City menelan pil pahit dalam kunjungan ke markas Everton walaupun sempat memberikan perlawanan. Juara Liga Inggris tahun lalu ini mengakui jika mereka kurang cermat dalam mengantisi serangan tim tuan rumah.

Leicester dipermalukan dengan skor 2 – 4 kala bertandang ke Goodison Park, Minggu (9 April 2017) malam WIB. The Foxes sudah tertinggal di menit pertama setelah dibobol Tom Davies, namun mereka berhasil membalikkan keadaan lewat Islam Slimani dan Marc Albrighton di menit keempat dan ke-10.

Namun kemudian Everton mencetak tiga gol tambahan dan kembali memimpin. Romelu Lukaku mencetak gol di menit ke-23, yang disusul oleh Phil Jagielka di menit ke-41. Lukaku menyempurnakan kemenangan timnya dengan mencetak gol keduanya di menit ke-57.

Gelandang The Foxes, Marc Albrighton mengakui jika dia dan rekan-rekannya terlalu ceroboh sehingga membuat tim tuan rumah terlalu gampang mencetak gol ke gawang mereka. Pada gol pertama The Toffees misalnya, skuat besutan Craig Shakespeare terlihat kurang siap dalam mengantisipasi tekanan cepat tuan rumah.

Sedangkan di gol kedua, dua pemain bertahan The Foxes tidak mampu memblok pergerakan Lukaku dengan baik. Dua gol lain yang didapatkan oleh Everton mereka peroleh dari kurangnya kewaspadaan Leicester, terutama di situasi bola mati.

“Kami kurang cermat dalam mengamati serangan mereka, kami juga ceroboh. Saya tidak akan mengatakan bahwa mereka bisa membuka celah kami di pertandingan ini. Gol-gol yang kami berikan itu terlalu mudah dan itu tidak cukup bagus,” ujar Albrighton kepada Sky Sports.

“Ketika Anda harus mencetak lima gol di dalam laga kandang, itu selalu akan sulit. Jangan salah, perjalanan kami dalam enam pekan belakangan ini sudah sangat luar biasa dan ketekunan yang ditunjukkan oleh para pemain kami sudah bagus.”

“Seharusnya kami tidak boleh terpeleset dalam momen-momen penting seperti ini, Everton membuktikan itu hari ini,” imbuhnya dikutip BBC.