Mantan Direktur Olahraga Bayern Dukung Kembalinya Jupp Heynckes

jupp heynckes Matthias Sammer, jupp heynckes, Matthias Sammer, Bayern Munich, Bundesliga, liga Jerman

Jupp Heynckes – Matthias Sammer.

Bayern Munich telah membuat keputusan yang tepat dalam membawa Jupp Heynckes kembali menggantikan Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala. Hal tersebut didukung juga oleh mantan direktur olahraga klub tersebut yaitu Matthias Sammer.

Pelatih berusia 72 tahun itu kembali ke posisi kepelatihan, empat tahun setelah Bayern melepaskannya, namun Sammer meyakini bahwa Bayern tidak akan menyesalinya.

Heynckes membuat kembalinya dengan penuh kejutan. Pelatih yang pernah hadir ketiga kali di klub tersebut, kini bertanggung jawab lagi atas tim Bavarian setelah empat tahun Bayern memecatnya di musim 2012-2013 dimana dia meraih treble untuk kejuaraan Eropa dan domestik.

Setelah memecahkan rekor tiga gelar sekaligus, Ia membuat jalan bagi Pep Guardiola dan tak pernah lagi menyentuh jabatan kepelatihan di klub manapun.

Performa yang tidak mengesankan di bawah asuhan Ancelotti dalam waktu lima belas bulan bertugas,  membuat pelatih asal Italia tersebut dipecat, sehari setelah kalah telak di tangan Paris Saint-Germain saat berkompetisi di Liga Champions.

Dihadapkan dengan kurangnya pilihan dalam waktu singkat, Bayern membawa Heynckes kembali untuk melihat sisa kampanye, sebelum seorang bos permanen dipekerjakan pada musim panas mendatang.

Meski rencana mereka untuk kampanye ini telah terganggu dengan kepergian Ancelotti, Sammer yakin Heynckes akan mengubah situasi karena tidak ada “risiko” yang melibatkan kedua pihak.

“Jupp tampak seperti belum pernah pergi,” katanya kepada Eurosport. “Dia terlihat bagus dan pulih. Dia sangat hebat saat presentasi. Saya yakin ini akan menjadi cerita yang sangat bagus. Ini benar-benar 100% keputusan yang tepat. ” ungkapnya.

Ia menambahkan, “Jupp terlalu dinamis dan terlalu muda untuk tidak dapat menangani tugas utama ini dan – tentu saja dengan waktu yang terbatas – sekali lagi dan yang terpenting untuk menyelesaikannya. Saya sangat menghormati keputusannya. “.

“Dia telah memenangkan Liga Champions dua kali [pada tahun 1998 dengan Real Madrid dan 2013 bersama Bayern]. Dia memenangkan treble dengan Bayern di era besar. Ini adalah kemampuan yang sangat berharga Bayern sekarang telah mengambil keuntungan dari ini. Itulah mengapa tidak ada risiko bagi kedua belah kubu!.”

Heynckes mengambil alih Bayern yang duduk diperingkat kedua klasemen, lima poin di belakang pemimpin Bundesliga yaitu Borussia Dortmund. Ia pun akan memulai penampilan barunya yang bertanggung jawab dengan pertandingan kandang menghadapi Freiburg pada hari Sabtu mendatang.