Mantan Pemain Dortmund Yang Dipinjamkan United, Ingin Membuktikan Diri Dihadapan Pengkritiknya

Adnan Januzaj Borussia Dortmund, Adnan Januzaj, Borussia Dortmund, Adnan Januzaj Manchester United, Adnan Januzaj Real Sociedad, Bundesliga, liga Jerman, Liga Spanyol

Adnan Januzaj Borussia Dortmund

Mantan pemain sayap Borussia Dortmund yang dipinjamkan oleh Manchester United di kampanye 2015-16 lalu yaitu Adnan Januzaj, kini sedang membangun kembali karirnya di Spanyol. Iapun bersikeras akan membuktikan para kritikus yang mengungkapkan bahwa dirinya tak mampu tampil cemerlang didunia sepak bola.

Memang pemain berusia 22 tahun tersebut sempat dipertanyakan mentalitasnya dalam mengarungi kerasnya papan atas liga Eropa. Namun ia ingin segera membalikkan keadaan saat ini dimana Ia diragukan masa depannya.

Pemain kelahiran Belgia memulai membangun diri di klub dikotanya yaitu FC Brussels pada umur 7 tahun, kemudian pindah menuju Anderlecht 2005. Ia pun akhirnya meningalkan klub tersebut dalam waktu enam tahun dan menuju Inggris memperkuat dirinya di akademi Manchester United.

Pada akhir musim 2012-13, Sir Alex Ferguson melihat bakatnya dan ia pun dipromosikan ke tim utama.  Meskipun demikian, Ia tak dimainkan sampai melakukan terobosan di tim pertamanya di bawah David Moyes pada 2013/14, dan kemudian membuat 63 penampilan untuk klub tersebut.

Januzaj kemudian disebut-sebut sebagai salah satu anak muda terbaik di Eropa, namun ia bermain kurang di bawah pengganti Moyes, yaitu  Louis van Gaal, dan akhrinya dipinjamkan tahun 2015 ke Borussia Dortmund dan Sunderland masing-masing selama semusim, sebelum akhirnya dilepaskan oleh oleh Jose Mourinho di musim panas kemarin.

Dia pindah ke Real Sociedad dengan biaya sekitar 10 juta poundsterling, dan Januzaj sekarang menanti-nantikan untuk membuktikan kritik yang tertuju padanya salah.

“Ini adalah orang-orang yang tidak tahu apa-apa tentang sepak bola,” katanya kepada The Independent, tentang orang-orang yang ragu.”Namun Saya tidak peduli, saya terus bekerja keras. Anda hanya bisa pergi ke satu arah, dan itu adalah untuk membungkam orang-orang itu. Begitu Anda melakukannya, mereka akan terlihat menggelikan. “.

Ia menambahkan, “Ini akan terasa luar biasa, saya akan merasa sangat baik karena orang-orang membicarakan omong kosong tentang saya. Jika ada, saya bahkan lebih bahagia karena nosa memberi saya lebih banyak kekuatan. Ini memberi saya perasaan: ‘Saya ingin menunjukkan kepada orang-orang ini bahwa jika mereka ingin berbicara buruk tentang saya, saya akan menunjukkannya kepada mereka.’ Ini adalah tantangan bagi saya, saya tidak keberatan. Mereka bisa mengatakan apapun, saya tahu itu tidak benar. “.