Mantan Penjaga Gawang Bayern Sesali Tak Bergabung Bersama Manchester United

Oliver Kahn, Bayern Munich, Manchester United

Oliver Kahn

Legenda penjaga gawang Bayern Munich yaitu Oliver Kahn, sempat mengatakan belum lama ini bahwa dirinya menyesal tidak memanfaatkan kesempatan untuk dapat bergabung dengan Manchester United berberapa tahun yang silam. Meskipun demkian,  Ia merasa ini lebih baik daripada dia pindah ke Old Trafford dan telah berhasil menikmati saat memecahkan rekor di Bundesliga.

Pemain Internasional Jerman tersebut memang tidak pernah keluar dari klub yang berbasis di Jerman,  bahkan Ia hanya membela dua buah klub sejak meniti karir di dunia sepak bola. Setelah mengasah diri di Karlsruher SC pada 1975, ia pun diboyong ke tim cadangan pada tahun 1987. Ia pun dipromosikan ke tim utama dan mampu tampil memukau setiap musim.

Akhirnya pada musim panas 1994, ia direkrut oleh Bayern Munich hingga 2008 lali dan membuat catatan bahwa tidak ada kiper yang tampil lebih banyak seperti Kahn di Jerman dengan mengoleksi 557 penampilan.

Kahn pun seempat dilirik untuk bergabung ke Manchester United saat masih diasuh oleh Sir Alex Ferguson dan Ia merasa telah melewatkan kesempatan bagus.

Namun pria yang saat ini berusia 48 tahun tersebut mengungkapkan tentang sikap sang pelatih setelah ditolaknya 14 tahun yang lalu dan mengatakan kepada media Bild, “Sir Alex Ferguson masih marah padaku hingga hari ini. Dia berpikir bahwa saya akan pindah ke Man Utd pada tahun 2003 atau 2004, tapi saya lebih tertarik untuk mendefinisikan era di Bayern, “.

Ia pun sempat menyesali¬† keputusannya dan mengatakan, “Namun melihat ke belakang, seharusnya saya melakukannya. Ini akan menjadi tantangan bagus bagi saya. “.

Kahn sempat menghadapi Unnited yang diasuh oleh Ferguson, saat Ia mempertahankan gawang Bayern dalam kompetisi European Cup / Liga Champions 1998-1999. Saat itu pertandingan berjalan sangat dramatis dimana mereka yang kebobolan dimenit keenam, namun berhasil membalikkan keadaan dengan dua gol saat injury time babak kedua.

“Saya ingat final Liga Champions melawan Manchester United sebagai kemenangan – saya hanya lupa dua menit terakhir (menjelang babak kedua berakhri),” candanya.

Meski tak bersama United, Kahn membawa raksasa Jerman tersebut memenangkan gelar Liga Champions bersama Bayern lagi pada 2000-01, dan membuat total delapan gelar Bundesliga.