Musim Yang Jadi Pelajaran Berharga Bagi Guardiola

Josep Guardiola

Musim pertama Josep Guardiola di Manchester City ternyata tidak semulus musim pertamanya di Barcelona dan Bayern Muenchen. Guardiola mengakui jika musim adalah pelajaran yang sangat berharga untuknya.

Kekalahan 1 – 2 dari Chelsea pada (5 April 2017) lalu semakin menjauhkan City dari titel Premier League. The Citizens saat ini tertinggal 14 poin di belakang Chelsea yang ada di pemuncak klasemen. Dengan delapan laga tersisa, Guardiola menyebut kesempatan timnya untuk jadi juara sudah tertutup.

Fokus Guardiola saat ini adalah mengamankan timnya untuk finis di posisi empat besar demi tiket ke Liga Champions musim depan. Selain itu, mereka juga masih punya laga semifinal Piala FA melawan Arsenal.

Kalau pun City berhasil menjuarai Piala FA, pencapaian tersebut tidak sebagus apa yang dilakukan Guardiola di Barca dan Bayern pada musim pertamanya. Di Barca, Guardiola langsung meraih treble winners, sementara di Bayern dia mempersembahkan gelar ganda.

Guardiola menyadari kalau publik Manchester punya ekspektasi yang sangat besar kepadanya. Manajer asal Spanyol itu pun yakin dirinya bisa mengambil pelajaran di musim ini dan berjanji akan lebih baik lagi pada musim depan.

“Saya akan lebih baik, tentu saja. Musim ini adalah pelajaran yangs sangat berharga untuk saya. Wajar ketika Anda sudah menjalani tujuh, delapan, atau sembilan tahun sebagai manajer, kemudian Anda melalui sebuah musim di mana Anda tidak sesukses sebelumnya,” ujar Guardiola seperti yang dilansir dari Sky Sports.

“Saya tidak pernah membayangkan di Barcelona, Bayern Muenchen, atau ketika saya pertama kali datang ke sini saya akan benar-benar tahu segalanya. Saya berusaha untuk bisa beradaptasi sebaik mungkin. Saya melakukannya dan saya pikir kami akan jadi lebih baik,” kata Guardiola.

Sergio Aguero dan kawan-kawannya akan menghadapi Hull City dalam lanjutan Premier League di Etihad Stadium, pada hari Sabtu (8 April 2017).