Nihil Gelar, Guardiola Tidak Dianggap Gagal

Josep Guardiola terancam nihil gelar pada musim perdananya membesut Manchester City. Namun hal itu tidak bisa dibilang sebagai sebuah kegagalan. Gagal atau tidaknya Guardiola baru bisa diketahui di akhir musim depan.

The Citizens sudah pasti tidak meraih satu gelar pun di akhir musim ini. Hasil itu sekaligus menjadi catatan terburuk Guardiola selama berkarier sebagai seorang manajer.

Selain itu, peluang Manchester City untuk lolos ke Liga Champions musim depan juga masih belum aman. Sergio Aguero dan kawan-kawannya saat ini duduk di posisi empat dengan perolehan 66 poin, hanya terpaut satu angka dari Manchester United di posisi lima.

Catatan itu sangat berbeda dengan apa yang pernah diraih oleh Guardiola ketika menangani Barcelona dan Bayern Muenchen. Ketika itu, manajer berkebangsaan Catalan tersebut paling tidak mampu meraih gelar liga di musim perdana.

Bersama The Citizens, manajer berusia 46 tahun ini sudah mencatatkan enam kekalahan di liga. Torehan itu jadi yang terburuk dibandingkan saat membesut Barca di musim pertama dengan lima kekalahan dan Bayern dengan dua kekalahan.

Namun, kapten Manchester City, Vincent Kompany berpikir berbeda karena Guardiola dan tidak menganggap Guardiola gagal di musim perdananya ini. Sebab, Guardiola masih ada dalam tahap membangun tim dengan pendekatan filosofinya.

“Anda tidak bisa membandingkan satu klub dengan lainnya. Barcelona atau Bayern Muenchen itu tentu sangat berbeda dengan Manchester City,” kata Kompany seperti yang dilansir dari Sportsmole.

“Pep Guardiola datang ke Manchester City dengan membawa filosofi yang mengantarkannya ke kesuksesan dan sekarang dia ingin meneruskan filosofinya. Kami harus berusaha menyesuaikan diri dengan gayanya,” sambungnya.

“Saya bukan ingin membela dia, tapi saya pikir musim depan kita akan melihat apakah pendekatannya tepat, sepertinya semua sudah ada di sini, tapi kita masih ada dalam masa transisi. Musim depan kita Harus tampil lebih baik,” jelas Kompany.