Nuri Sahin Ungkap Pendapatnya Tentang Imbangnya Dortmund Menghadapi Frankfurt

Nuri Sahin Eintracht Frankfurt vs Borussia Dortmund 2017, Nuri Sahin, Eintracht Frankfurt vs Borussia Dortmund 2017, Bundesliga, Liga Jerman

Nuri Sahin Eintracht Frankfurt vs Borussia Dortmund 2017 2-2

Borussia Dortmund gagal meraih poin penuh saat timnya telah unggul dua gol saat menghadapi Eintracht Frankfurt pada hari Sabtu lalu pukul 20.30 WIB. Mereka diimbangi oleh gol balasan tujuh menit sejak gol kedua mereka dan juga empat menit dari gol balasan Frankfurt.

Saat ditanya mengapa pertandingan berubah menjadi tak terkendali, Nuri Sahin yang telah mencetak gol pertama pertandingan itu mengatakan, “Ini adalah pertandingan di Bundesliga, ini stadion dengan suara bising. Itu adalah faktor yang jelas mempengaruhi psikologi pertandingan. ”

Memang pertandingan yang diselengarakan di Commerzbank-Arena diketahui semua tiket terjual habis dan stadion disesaki oleh pendukung kedua kubu.

“Saat Anda mencetak gol kedua, lawan biasanya menyerah atau menyerang mati-matian. Kami menelan sebuah gol relatif dini dan saya mendongak untuk melihat ke layar dan melihat ada 25 menit tersisa untuk bertanding, mengetahui kami sedang dalam pertandingan habis-habisan. “.

Ia menambahkan, “Tapi kami memiliki cukup kesempatan untuk menaklukan pertandingan. Kami memiliki kesempatan untuk membuatnya menjadi 3-1 dalam bentuk Christian Pulisic misalnya. Jelas, saya harus mencetak gol pada saat permainan hampir berakhir, tapi kami semua tahu bagaimana sepak bola kadang-kadang. Jika saya sedikit lebih tenang, mungkin saya bisa memasukkannya ke rumah dalam situasi itu. ”

Peter Bosz selaku pelatih sempat meratapi bahwa timnya tidak mulus melakukkan passing di daerah pertahanan mereka, dan mengatakan: “Kami tidak memainkan sepak bola yang kami mampu. Terutama dalam permainan build-up dari belakang.”

Saat ditanya tentang kritik pelatihnya tentang membangun serangan yang tidak bersemangat, Sahin mengatakan kepada wartawan: “Itu adalah tiga melawan tiga di lini tengah dan kami dijaaga ketat, yang tidak membuat segalanya lebih mudah. Tentu saja, Anda masih harus mencoba menemukan tempat. ”

“Kami memang membicarakan hal itu di babak pertama dan saya pikir kami bisa menemukan pertandingan yang lebih baik melalui pertandingan kami. Masih, bahkan jika Anda mendapat tekanan, ada beberapa pilihan. Kami memiliki tiga pemain yang sangat cepat di depan. berhasil melewati bola ke Maximilian [Philipp] beberapa kali di belakang lini belakang Frankfurt juga. ” jelasnya.

Masalah Dortmund membangun serangan mungkin juga disebabkan oleh formasi yang baru dengan memasukkan pemain bertahan Julian Weigl yang bergerak menuju bek tengah di samping Neven Subotic. Subotic sendiri juga memainkan pertandingan kompetitif pertamanya sejak Maret 2016 menggantikan Omer Toprak yang cedera dan menggantikan Papastathopoulos Sokratis yang mendapatkan kartu merah. Sementara Bartra dan Jeremy Toljan mengisi posisi full-back.