Paris Saint-Germain Bertemu UEFA Untuk Mendiskusikan Regulasi Financial Fair Play

Neymar Kylian Mbappe PSG, Neymar Kylian Mbappe, PSG, Neymar, Kylian Mbappe PSG, Neymar PSG, Kylian Mbappe, Ligue 1, Liga prancis

Neymar Kylian Mbappe PSG

Belum lama ini UEFA telah mengkonfirmasi kepada media ESPN FC bahwa pejabat Paris Saint-Germain telah bertemu dengan badan sepak bola Eropa pada hari Kamis lalu untuk membahas bagaimana klub tersebut ingin menghormati peraturan financial fair play-nya.

Sebelumnya UEFA telah melakukan investigasi resmi ke PSG pada bulan lalu setelah pemuncak klasemen di Ligue 1 mencetak dua kesepakatan dengan total lebih dari 400 juta euro selama jendela transfer musim panas kemarin hanya untuk merekrut Neymar dan Kylian Mbappe.

Medua L’Equipe juga melaporkan pada hari Kamis lali bahwa beberapa direktur PSG telah menghadiri sebuah pertemuan pada hari itu di kantor pusat UEFA di Nyon, Swiss.

Dan badan pengelola tersebut mengatakan kepada ESPN FC pada hari Jumat setelahnya bahwa Club Financial Control Agency (CFCB), yang mengawasi peraturan perizinan dan peraturan FFP, telah bertemu dengan perwakilan PSG.

“Ruang investigasi CFCB mengadakan pertemuan rutin sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung dengan delegasi dari PSG kemarin siang,” juru bicara UEFA mengkonfirmasi melalui email.

Di musim panas lalu memang Neymar bergabung dengan PSG dari Barcelona dengan biaya penebusan sebesar 222 juta euro pada awal Agustus lalu dan menjadi pencatat transfer pemain didunia, dua kali dibanding dua musim lalu yang dipegang Paul Pogba. Namun PSG juga telah menandatangani Mbappe dari AS Monaco dengan status pinjaman untuk sementara dengan opsi untuk membelinya musim panas mendatang, dan memiliki kesepakatan yang pada akhirnya bisa bernilai 180 juta euro.

UEFA diatur untuk menilai apakah tim melanggar peraturan FFP musim panas ini di akhir 2018, saat tiga musim sebelumnya akan dikaji ulang untuk mempertimbangkan apakah klub menghabiskan lebih banyak daripada yang mereka dapatkan.

L’Equipe mengatakan bahwa pertemuan hari Kamis adalah yang pertama PSG dengan UEFA sebagai bagian dari penyelidikan saat ini. Dan Ini menunjukkan bahwa juara Prancis enam kali – yang sempat didenda pada 2014 karena melanggar peraturan FFP – berpotensi dilarang dari kompetisi Eropa untuk jangka waktu semusim lagi jika mereka terbukti telah melanggar peraturan lagi.