Pochettino Ketagihan Main Di Final Liga Champions

Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino berharap agar timnya bisa belajar dari kekalahan di final Liga Champions. Dari pengalaman ini, ia ingin kembali berpertandingan di final Liga Champions.

Tottenham Hotspur harus mengakui keunggulan Liverpool pada pertandingan final Liga Champions. Dalam pertandingan yang diselenggarakan di Wanda Metropolitano, Minggu (2 Juni 2019) dini hari WIB, The Lilywhites kalah 2 gol tanpa balas.

Final pertama Tottenham Hotspur di Liga Champions pun berakhir dengan pahit. Pochettino pun memendam harapan untuk bisa segera kembali mengantarkan timnya menembus babak final Liga Champions.

“Anda akan selalu merasakan ini lagi dan lagi. Ini adalah pertandingan terbaik di dunia setelah Piala Dunia,” ujar Mauricio Pochettino seperti yang dilansir dari harian BBC.

“Ini adalah soal mencoba, percaya, dan mengembangkan perjalanan, saya harapkan ini akan bisa terjadi lagi secepatnya.”

Dengan kekalahan ini, Tottenham Hotspur belum lagi memenangkan gelar setelah Piala Liga Inggris pada 2008. Pochettino juga belum mempersembahkan trofi untuk The Lilywhites sejak diangkat jadi manajer pada 2014.

“Saya sangat bahagia melatih para pemain ini, tapi saya ingin katakan selamat kepada Liverpool. Kami semua sangat kecewa, tapi saya begitu bangga kepada para pemain saya,” ucap Mauricio Pochettino.

“Final adalah soal menang, bukanlah soal bermain bagus, ini bukan taktik. Standarnya sangat tinggi, hari ini tidak cukup. Sayang sekali,” demikian Mauricio Pochettino mengakhiri pembicaraan.