Presiden PSG Menyangkal Ada Keretakan Antara Dua Pemain Bintangnya

Neymar Edinson Cavani Dani Alves, Neymar, Edinson Cavani, Dani Alves, Paris saint Germain, Ligue 1, Liga Prancis, PSG vs Lyon,, Neymar vs Edinson Cavani

Neymar Edinson Cavani Dani Alves

Presiden Paris Saint-Germain yaitu Nasser Al-Khelaifi mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada keretakan yang terjadi antara Neymar dan Edinson Cavani seperti yang dikabarkan oleh media.   Sementara salah satu mantan striker Manchester United mengungkapkan bahwa kejadian tersebut harus di tentukan sebelumnya  oleh sang pelatih, karena akan terdapat ego besar di dalam pemain besar.

Drama tersebut terjadi saat PSG menjamun Lyon dalam pertandingan putaran keenam Ligue 1 pada tanggal 18 September kemarin pukul 02.00 WIB, dimana Neymar dan Cavani beberapa kali mengalami perselisihan mengenai tendangan bebas dan tendangan penalti pada babak kedua. Saat mengeksekusi tendangan bebas, sebenarnya Dani Alves ingin beraksi namun ditentang oleh Cavani, namun akhirnya Neymar yang mengeksekusi. Kemudian saat terjadi tendangan penalti, Neymar kembali ingin beraksi untuk mengeksekusinya, namun setelah perdebatan, akhirnya Cavani yang melakukannya, namun sayangnya gagal.

L’Equipe mengklaim bahwa dua pemain bintang tersebut belum tenang di ruang ganti setelah pertandingan berakhir. Bahkan dikabarkan dari media Spanyol, Neymar telah meminta PSG untuk menjual Cavani.

Tapi berbicara dengan RMC, Al-Khelaifi berkata: “Tidak, tidak ada apa-apa. Andalah Anda, media, yang membuat masalah.”

L’Equipe mengabarkan bahwa Neymar dan Cavani akan mengurangi perselisihan diantara mereka dalam pembicaraan dengan direktur olahraga PSG, Antero Henrique dan pelatih mereka, Unai Emery pada Rabu siang ini.

Sebelumnya Emery mengatakan, “Hukuman akan diambil oleh beberapa pemain. Salah satunya adalah Edinson dan yang lainnya adalah Neymar. Perlu ada gentlemen agreement di lapangan saat harus melakukan tendangan penalti. Selain itu, kami harus mengatur hal-hal secara internal saat mendapat penalti karena saya yakin keduanya bisa mengubahnya dan saya ingin mereka bergantian dengan latihan ini.”

Sementara itu, mantan striker Manchester United yaitu Diego Forlan membela rekan sesama pemain Uruguay, Cavani. Ia mengatakan kepada radio Sport 890, “Neymar tidak akan melakukan hal itu kepada [Lionel] Messi, untuk berargumen. “Ada ego di mana-mana, namun harus ada rasa hormat pada Cavani Dia adalah pencetak gol PSG. Ketika Anda tiba di sebuah tim Anda harus menunjukkan rasa hormat. Saya mengerti bahwa Neymar adalah Neymar, tapi Cavani adalah Cavani dan masing-masing memiliki tempat. “.

Ia menambahkan, “Terserah pelatih untuk memutuskan siapa yang harus menjadi pengambil penalti.”.