Saint Etienne Ingin Tambah Pasukan Dari Liga Rusia, Yann M’Vila

Yann M'Vila, Saint Etienne, Rubin Kazan

Yann M’Vila

Belum lama ini diketahui bahwa Saint Etienne membidik gelandang bertahan dari FC Rubin Kazan di musim panas ini yaitu Yann M’Vila. Hal ini dikarenakan klub Prancis tersebut ingin mendongkrak performa mereka di sisa kampanye musim ini dimana hingga saat ini mereka berada di peringkat kelima dari dasar klasemen,  terpaut satu poin dengan zona degradasi.

M’Vila merupakan pemain kelahiran Prancis, yang mengasah dirinya di akademi tanah airnya. Ia memulainya di ES Sains-Saint-Fussien, Amiens SC, FC Mantes dan terakhir di Stade Rennais FC, dan dilibatkan dalam timnas Prancis segala usia dari U16 sampai U21 kecuali U20, seiring ia dipromosikan di ditim cadangan Rennes.

Dengan penampilannya yang memukau, ia menjadi pemain andalan klubnya dan juga direkrut untuk bermain di timnas senior, dari 2010 hingga 2012.

Hal ini dikarenakan pada bursa transfer Januari 2013, Ia diboyong oleh Rubin Kazan yang bermain di Russian Premier League. Namun sayang karirnya tak begitu memukau dibandingkan sebelumnya.

Ia sempat dipinjamkan menuju Inter Milan pada musim panas 2014 namun di hanya berselang enam bulan masa kontraknya dipersingkat oleh klub Italia tersebut.

Ia pun dipinjamkan kembali menuju Sunderland dan kali ini Ia berhasil mendapatkan tempat dibawah asuhan Sam Allardyce. Dan saat ingin dipermanenkan oleh klub kucing hitam itu,  namun sayangnya kesepakatan itu gagal karena klub asal Rusia tersebut menolaknya. Meskipun demikian pada akhir Desember 2016, ia memperpanjang masa baktinya hingga musim panas 2020.

Namun M’Vila kini berkonflik dengan klubnya saat inidimana , Rubin Kazan diketahui tidak membayar gaji empat bulan terakhirnya. Kasus tersebut diajukan menuju FIFA, yang harus memutuskan masalah ini, mungkin dalam beberapa hari mendatang, ia akan dibebaskan dari kontraknya.

Menurut tim Kamis, 11 Januari, dua pengacara sedang bekerja untuk memajukan kasus tersebut, yaitu M’Vila tapi juga ASSE. Kedua belah pihak berharap agar FIFA dapat segera mengeluarkan sertifikat transfer internasional sebelum memutuskan mengenai kelebihannya.

Disisi lain Saint Etienne sedang terancam terhisap oleh zona degradasi dimana mereka terpaut satu poin dalam zona tersebut dan jika mereka tak bisa mendongkrak performanya, mereka tak akan melanjutkan keberadaannya di Ligue 1 musim depan. Apalagi tercatat hingga kini, mereka termasuk klub yang memiliki catatan kebobolan terbanyak, 33 gol dari 19 pertandingan di kompetisi tersebut.

Dipercaya bahwa sang pemain yang ingin memiliki klub lagi saat ia menjadi agen bebas d, Etienne akan menawarakan kelebihannya dimana ia akan bisa kembali bermain di negaranya. Selain itu mereka akan mendapatkan pemain berpengalaman secara gratis untuk menyelamatkan mereka dari situasi buruk di musim ini.

Kubu dari M’Vila, sempat terlihat mengunjungi pusat pelatihan The Greens dan bertemu dengan pelatih mereka, Jean-Louis Gasset, namun kedua kubu menunggu hasil yang positif.