Sempat Digoda Untuk Pindah Klub, Leonardo Jardim Tetap Senang di Monaco

Leonardo Jardim, As Monaco, PSG.

Leonardo Jardim As Monaco

Pelatih AS Monaco yaitu Leonardo Jardim telah mengakui bahwa ia bisa tergoda untuk menjauh dari klub di masa yang akan datang namun dia juga telah menolak penawaran dari tempat lain.

Pelatih berusia 43 tahun tersebut telah berhasil membawa Monaco meraih gelah pertamanya di Ligue 1 sejak 17 tahun yang lalu dan berhasil menuju semifinal Liga Champions pada musim lalu. Meskipun demikian, Ia telah berjuang keras untuk mengimbangi rivalnya Paris Saint-Germain pada kampanye musim ini.

Saat ditanya apakah ia akan mempertimbangkan pekerjaan untuk mengasuh PSG jika dia ditawari seandainya Unai Emery (pelatih saat ini) hengkang. Jardim mengatakan bahwa dia bisa mempertimbangkan untuk pindah dari Monaco namun tidak harus ke Paris.

“Sebagai hal yang prinsip, saya tidak pernah membahas nama tertentu,” kata Jardim kepada Journal du Dimanche. “Saya tidak perlu mengiklankan diri saya. ”

“Saya tidak pernah bertahan lama dalam peran saya sebelumnya karena saya selalu mendorong diri saya untuk menjadi lebih tinggi. Gagasan ini tidak berubah – saya hanya akan meninggalkan klub ini dengan dimensi yang lebih besar. “. tambahnya.

“Saya telah menerima penawaran namun beberapa klub memiliki profil yang benar, hampir selusin di Eropa. Saya senang dengan Monaco dan saya menghormati kontrak yang saya perpanjang selama satu tahun [sampai 2020].”

Jardim juga mengakui bahwa ada jeda antara Monaco dan pemimpin Ligue 1 saat ini yaitu PSG pada musim kampanye kali ini.

“Tujuan kami adalah seefisien mungkin,” kata Jardim. “Melalui investasi mereka, PSG telah menciptakan tim tangguh yang mampu memenangkan segalanya. Kami selalu ingin mengalahkan mereka tapi kami harus mengingat perbedaan antara kami.”.

Salah satu investasi yang dimaksudnya adalah keinginan mereka untuk mempermanenkan Kylian Mbappe pada musim depan dengan merogoh kantong cukup dalam bagi rata-rata klub. Bahkan gelandang bertahan sekaligus bek kanan mereka dari Brasil yaitu Fabinho, juga sempat dikaitkan dengan kepindahannya ke PSG musim panas kemarin namun pada akhirnya tidak terwujud untuk pemain internasional Brasil.

“Saya pernah berbicara dua atau tiga kali bersamanya musim panas ini,” kata Jardim. “Dia adalah pria yang luar biasa – dia mengerti bahwa klub membutuhkannya selama periode ini. Setiap musim panas, semua orang berpikir bahwa dia akan pergi tapi dia selalu tetap profesional dan dia tidak pernah mencari pertengkaran.”.