Thiago Silva Ungkapkan Tak Ada Masalah Dengan Rekannya, Javier Pastore

Thiago Silva, Javier Pastore, PSG

Thiago Silva dan Javier Pastore

Kapten Paris Saint-Germain yaitu Thiago Silva menegaskan bahwa ia tidak memiliki masalah dengan rekan setimnya yaitu Javier Pastore setelah ia berkomentar tentang kegagalan sang pemain datang dari liburan musim dingin lalukelalaiannya dari tim utama. Ia pun juga menyebutkan hubungannya saat ini juga baik-baik saja.

Memang jeda musim dingin 2017-18 kemarin, memiliki waktu yang sangat sempit untuk mereka manfaatkan waktunya untuk keluarga, namun saat para pemain PSG kembali berkumpul dan berlatih pada tanggal 3 Januari lalu, Pastore tak terlihat beradaannya bersama tim. Memang bukan hanya dia saja, melainkan striker andalan klub yaitu Edinson Cavani juga terlambat kembali berlatih.

Hal tersebut sempat membuat pertanyaan dari berbagai pihak yang akhirnya membuat pelatih mereka yaitu Unai Emery, menangguhkan keberadaan mereka di tim utama, dan tidak dimasukkan saat bertanding menghadapi Amiens dan Rennes.

Silva sendiri sempat mengatakan bahwa ketidakhadiran dua pemain tersebut sangat “tidak baik” untuk klubnya dan mengklaim bahwa dia yakin Pastore sedang mencari jalan keluar terbaik untuk dirinya karena keberadaannya di klub yang telah ia bela dari musim panas 2011 lalu, membuatnya dimainkan dengan waktu yang sangat terbatas. Namun ternyata hal tersebut memicu penyangkalan dari pemain tengah itu di media sosial, dengan nada marah.

Namun bek tengah asal Brasil tersebut telah mengkonfirmasi bahwa dia telah berbicara kepada Pastore keesokan harinya untuk menyelesaikan argumen tersebut dan telah menyerang beberapa bagian media karena perhatian mereka terhadap masalah ini.

“Terkadang hal terjadi, terutama dalam wawancara, yang membuat seseorang bisa ¬†menjadi kontroversial,” katanya kepada Radio Globo. “Orang tidak membicarakan sepak bola yang sedang kami mainkan atau pertandingan kami . Namun pertanyaannya selalu mengarah kepda kontroversi tersebut. “.

“Ini benar-benar dibesar-besarkan dan itu membuat kami sangat sedih. Dan akhirnya masuk ke ruang ganti. ” tambahnya.

“Baru-baru ini, saya memberikan sebuah wawancara yang Pastore tidak suka. Keesokan harinya, saya mengiriminya pesan dan kami berbicara di ruang ganti dengan cara terbaik dan itu benar-benar terselesaikan. ”

Pada pagi dini hari tadi saat menghadapi Guingamp dalam komeptisi perenambelas final Coupe de France, PSG unggul dengan skor 4-2 dimana Pastore menghasilkan sebuah gol. saat diturunkan selama 90 menit penuh.