Tiga Pemain Muda Tottenham Yang Akan Tampil Di Tim Utama

Cameron Carter-Vickers, Marcus Edwards, Kyle Walker-Peters, Cameron Carter-Vickers Tottenham Hotspurs, Marcus Edwards Tottenham Hotspurs, Kyle Walker-Peters Tottenham Hotspurs, Tottenham Hotspurs, Premier Lezague, Liga Inggirs
Cameron Carter-Vickers, Marcus Edwards, Kyle Walker-Peters, Cameron Carter-Vickers Tottenham Hotspurs, Marcus Edwards Tottenham Hotspurs, Kyle Walker-Peters Tottenham Hotspurs, Tottenham Hotspurs, Premier Lezague, Liga Inggirs

Cameron Carter-Vickers, Marcus Edwards, Kyle Walker-Peters,

Tottenham Hotspur kini telah berkembang menjadi klub yang benar-benar diperhitungkan di Liga Primer selama beberapa musim terakhir. Dengan kedatangnan Mauricio Pochettino dari 2014 lalu memiliki efek luar biasa di klub London Utara yang mebuat mereka menjadi pesaing untuk gelar liga Premier.

Salah satu alasan utama keberhasilannya adalah konsistensi untuk menyuntikkan pemain muda di setiap musim. Sebut saja Dele Alli atau Harry Winks sebagai salah satu contoh yang nyata untuk kubu Pochettino, dimana dirinya telah memberikan peran penting dalam persiapan tim utamanya.

Menjelang musim 2017/18 ini terdapat tiga pemain muda yang bisa menjadi pemain masa depan Hotspur yang bisa masuk ke skuad Pochettino kali ini. Mereka adalah

Cameron Carter-Vickers

Pemain muda ini membina ilmu di Tottenham pada tahun 2009 lalu saat usianya masih 11 tahun. Sejak saat itu, ia telah membuat kemajuan yang memukau melewati rekan-rekannya sebelum akhrinya menjadi bagian reguler skuad tim utama, sekaligus menjadi pemain reguler untuk timnas United States U23.

Namun walaupun sudah masuk ke dalam cadangan Tottenham, dan juga membuat beberapa penampilan di kompetisi, sang pemain bek asal Inggris itupun masih belum diterjunkan di kompetisi Premier League.

Kini Pochettino diketahui berada di pasar untuk mencari bek tengah, dengan pemain seperti Alfie Mawson dan Juan Foyth yang belakangan dikaitkan , namun usahanya hanya mengalami sedikit kemajuan. Jika hal itu terjadi, pengembangan sang peamin tentu akan bisa menyelamatkan dana segar untuk klubnya.

Bersama Alderweireld dan Vertonghen, Carter-Vickers bisa memiliki mentor yang sempurna untuk membimbingnya. Dan, dengan Kevin Wimmer tidak berhasil melakukan transisi yang mulus ke sepak bola tim pertama, remaja tersebut akhirnya bisa mendapatkan kesempatan besar menunjukkan diri di Liga Primer.

Kyle Walker-Peters

Peamin bek kanan asal Inggris ini baru bergabung dengan setup pemuda Tottenham saat berusia 16 tahun pada tahun 2013 lalu . Ia telah menjadi pemain reguler dari tim cadangan selama dua tahun belakangan. Memang dia belum membuat debut kompetitif seniornya untuk klub London Utara namun mungkin saja musim yang akan datang mungkin akan membuatnya bisa masuk ke tim utama.

Hengkangnya Kyle Walker dari White Hart Lane, telah meninggalkan Tottenham degnan sedikit daftar pemain slot bek kanan. Oleh karena itu, Ia yang telah menampilkan penampilan defensif yang solid dan gesit dalam hal intersepsi di sayap kanan, tentu memiliki kesempatan yang nyata untuk mengesankan di musim depan.

Dengan Kieran Trippier menjadi satu-satunya pilihan yang diakui saat ini, dan tanpa bek kanan yang terkait dengan Tottenham, kemungkinan bos Spurs tersebut akan mengolah Walker-Peters untuk menjadi bek kanan cadangan musim depan. Dan kemampuannya bermain sebagai bek kiri juga berpotensi menjadikannya sebuah aset.

Marcus Edwards

Pemain berusia 18 tahun itu telah bersama Tottenham selama lebih dari satu dekade, sejak dia memulai pendidikan sepakbola disana. Dia secara luas dianggap sebagai salah satu prospek paling cemerlang di Inggris, bergerak dengan bola, seolah ada tali yang menempel dikakinya dan juga ia mampu bermanuver di ruang yang rapat dengan mudah. Sebenarnya, Pochettino sendiri telah mengungkapkan tentang kualitas wonderkid miliknya.

Edwards telah berlatih dengan tim pertama dalam beberapa kesempatan dan membuat debut kompetitifnya dalam pertandingan Piala EFL musim lalu. Namun , dia mungkin bisa membuat debut Premier League musim depan, dimana kegagalan Moussa Sissoko dan Erik Lamela berpotensi membuka ruang baginya.

Duo pemain bertahan tersebut tidak cukup mengesankan dimusim lalu dan Pochettino tidak memiliki banyak pilihan saat itu. Kini Pochettino mungkin bisa memberi pemain sayap kecil berbakat alami ini untuk sebuah kesempatan besar di Liga Primer pada musim 2017/18.