Walaupun Sempat Menjadi Idola, Mbappe Takkan Gentar Hadapi Cristiano Ronaldo

Kylian Mbappe, Cristiano Ronaldo, Real Madrid, PSG

Kylian Mbappe saat iddolakan Cristiano Ronaldo

Kylian Mbappe yang merupakan striker bintang Paris Saint Germain, sempat  mengakui kepada media bahwa pemain depan Real Madird yaitu Cristiano Ronaldo, merupakan “idola”-nya saat masih remaja, namun ia sendiri berharap bahwa dirinya dan rekan setimnya di Paris Saint-Germain, dapat “mengirim pesan ke dunia” dengan mencetak kemenangan saat menghadapi klub idolanya tersebut di Liga Champions pada bulan Februari mendatang.

Memang dalam waktu satu setengah bulan lagi, kedua kubu akan bertemu tepatnya pada tanggal 14 Februari 2018, untuk melaksanakan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Saat itu Madrid akan menjadi tuan rumah yang akan disusul tiga minggu kemudian leg kedua diselenggarakan di Paris.

Pemain muda berbakat PSG yakin bahwa keinginan timnya untuk menang, akan mampu tampil maksimal untuk membuktikan kekuatan mereka saat ini kepada dunia dan menggelincirkan dominasi dominasi Madrid dikometisi tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya juga tidak akan terintimidasi oleh atmosfer di stadion Bernabeu dengan mengatakan, “Saya sudah bermain di banyak tempat besar, tapi tidak pernah di Bernabeu,” katanya. “Ini akan menjadi pertama kalinya saya dan sejujurnya  adalah bahwa saya ingin melihat lebih jauh sehari sebelum pertandingan dan mempersiapkannya dengan baik.”.

Ia pun juga bahwa ia tak akan terimidasi saat ia bertemu dengan idolanya, Ronaldo, yang pertemuannya kali ini, Ia sebagai lawan mainnya.

“Cristiano adalah idola saya ketika saya masih muda dan senang bertemu dengannya saat saya pergi ke tempat latihan Real, Valdebebas. Saya memuja dia saat saya masih muda tapi itu telah berakhir, dia pemain hebat tapi kami juga memilikinya [pemain hebat ].”.

“Di sini, saya memiliki Neymar yang saya percaya sangat mirip dan praktis berada pada tingkat yang sama dengan Cristiano. Saya juga belajar dari Cavani, yang merupakan pencetak gol.  Saya adalah kompetitor disini dan yang saya inginkan adalah menang, saya tidak peduli dengan siapa saya di depan saya.”.

PSG merupakan tim dengan nilai tertinggi dalam kompetisi babak penyisihan grup Liga Champions, dimana mereka telah menyarangkan 25 gol di musim ini, yang merupakan rekor untuk fase kompetisi . Sementara Real Madrid hanya mencetak 17 gol, walaupun mereka tercatat sebagai tim terbanyak yang mencetak gol di grup H.