Wasit Yang Membuat Kartu Merah Diego Carlos, Dilarang Memimpin Pertandingan 6 Bulan Kedepan

Tony Chapron, Diego Carlos, Tony Chapron, Nantes vs PSG

Tony Chapron saat menendang Diego Carlos

Masih ingat saat pemain Sayap Nantes Diego Carlos yang mendapatkan kartu merah oleh wasit Tony Chapron? Kini sang pemimpin pertandingan tersebut telah dilarang untuk kembali kelapangan selama enam bulan kedepan, dimana tiga bulan pertama Ia diskors, seperti yang diungkap oleh Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), yang telah mengkonfirmasi tentang keputusan tersebut.

Kejadian tersebut terjadi saat Nantes menghadapi jawara Ligue 1 dalam kompetisi Ligue 1 yang telah memasuki putaran ke 20, pada tanggal 15 Januari lalu, pukul 03.00 WIB, dimana saat itu Nantes mengalami kekalahan tipis dengan skor 0-1, dikandang sendiri.

Dalam laga tersebut klub yang diasuh oleh Claudio Ranieri sempat kewalahan karena kubu yang diracik oleh Unai Emery karena PSG mampu mendominasi pertandingan, baik dalam hal penguasaan bola maupun menciptakan peluang.  Namun Nantes tetap bertahan dengan bagus kecuali karena kebobolan dimenit ke 12 babak pertama. Dan selebihnya dalam pertandingan tersebut berjalan normal.

Hanya saja pada saat memasuki babak injury time, Chapron melakukan aksi yang membuat para pemain, penggemar dan pakar sepak bola yang menontpon tertegun saat dia jatuh terguling dan saat ia bangkit ia mencoba menyepak Carlos yang berada dibelakangnya. Dan yang lebih menggelikan lagi bahwa saat Carlos ia mempertanyakan hal yang dilakukan sang wasit, ia mlang langsung diganjar dengan kartu kuning disusul dengan kartu kuning kedua yang membuatnya terusir dari lapangan.

Sebenarnya hal itu terjadi saat Carlos berlari membangun serangan, Chapron pun berlari kearah yang sama namun ia berbelok mendahuli Carlos menghalangi jalannya namun Chapron terjatuh. Carlos sendiri tak menyadan hal tersebut dan karena itula ia mempertanyakannya.

Kubu Nantes pun juga meminta kejelasan dengan kepada pihak yang tekait tentang hal tersebut dan permintaan mereka pun dikabulkan dimana sang pemain dicabut kartu merahnya dan bisa bermain dipertandingan selanjutnya.

Selain itu Chapron menjalani larangan enam bulan memimpin pertandingan, dengan tiga bulan diskors, dan hal ini telah diserahkan oleh komite disipliner.

Sebuah pernyataan singkat dari Pascal Garibian selaku direktur teknis badan perwasitan Prancis, dan mengatakan: “Kami mencatat keputusan dari Disciplinary Committee of the Professional Football League. Dia (Chapron) akan menjalani skorsingnya, dan Tony Chapron akan kembali tersedia ke DTA (badan perwasitan Prancis) yang bisa menunjuknya untuk memimpin di Ligue 1 atau Ligue 2.”.