Zidane Tolak Rencana Penjualan Benzema

Zidane Benzema

Juru taktik Real Madrid, Zinedine Zidane sepertinya kurang setuju dengan gagasan mengganti Karim Benzema dengan striker lainnya. Zidane menegaskan jika dia kagum pada kemampuan Benzema, selain itu Zidane juga yakin bahwa Benzema bisa mendongkrak performa pemain-pemain di sekitarnya.

Madrid dikabarkan gencar mengejar striker baru untuk mengisi peran Benzema. Kabar ini sebenarnya sudah menguat di akhir musim lalu saat Benzema hanya mencetak sedikit gol untuk ukuran striker, namun akhirnya tidak ada perubahan apa pun karena Zidane meninggalkan Real Madrid.

Musim ini, setelah ditunggal pergi Cristiano Ronaldo ke Juventus, Benzema sebenarnya melakukan tugasnya cukup baik. Dia beberapa kali mencetak gol-gol penting yang membantu El Real mengamankan kemenangan.

Namun, tetap saja Benzema bukanlah predator yang bisa mempersembahkan 30-40 gol semusim. Oleh karena itu, Zidane saat ini sedikit berada di bawah tekanan untuk segera mencari solusi di lini depan Madrid.

Kemampuan Benzema
Tekanan untuk mendatangkan striker baru itu terus membayangi pikiran Zidane, tetapi bukan berarti di akan menjual Benzema. Bisa saja Zidane mendatangkan striker muda potensial yang bisa belajar dari Benzema dan menunggu kesempatannya dari bangku cadangan.

“Karim Benzema bisa bermain dengan siapa pun karena dia adalah pemain yang bisa menyatukan semua pemain bagus bersama-sama. Dia adalah pemain yang berbeda, dia bukan striker no.9 yang biasanya. Ketika saya melihat dia mulai bermain, dia lebih banyak bermain di lini tengah dan melebar.” kata Zidane kepada Marca.

Tidak Bisa Menggantikan Ronaldo
Lebih lanjut, Zidane sepakat jika Real Madrid memerlukan adanya perubahan, tapi dia membantah kemungkinan Los Galacticos mendapatkan pemain yang bisa menggantikan tugas Cristiano Ronaldo.

Menurut Zidane, Ronaldo hanya ada satu di dunia ini, dan El Real harus mencari pemain anyar dengan sistem yang berbeda pula. Sejauh ini ada beberapa striker yang masuk radar Madrid. Awalnya Los Blancos gencar mengejar Mauro Icardi, namun mereka mengalihkan tujuan kepada striker Entracht Frankfurt, Luka Jovic.